30 April 2013

Hello, There..


Lagu Biasa
Di teras rumah makan kami kini berhadapan
Baru berkenalan. Cuma berpandangan
Sungguhpun samudra jiwa sudah selam berselam 
Masih saja berpandangan
Dalam lakon pertama
Orkes meningkah dengan “Carmen” pula. 
Ia mengerling. Ia ketawa
Dan rumput kering terus menyala
Ia berkata. Suaranya nyaring tinggi
Darahku terhenti berlari 
Ketika orkes memulai “Ave Maria”
Kuseret ia ke sana…
(Chairil Anwar, 1943)


Aduh, kamu tidak bisa hilang dari benak ku. Entah sejak kapan dan karena apa! Sudah sangat lama aku tidak pernah begini, terakhir aku begini tahun dua ribu sebelas dan sejak saat itu hati ku sendu hingga  tiba - tiba belakangan kau bolak balik di otakku. Hari itu aku berpikir bahwa kau sungguh menyebalkan dan cerewet, tapi aku tidak bisa berhenti memastikan dimana kau berdiri dan apa kah kau melirik aku juga. 

Tapi aku hanya satu diantara sekian, dan kau punya banyak pilihan. Dan lagipula, aku ini terlalu sombong untuk mengakui kalau kamu sebenarnya oke juga.. hahahaha najis ah, reg.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar