24 Maret 2011

Education Talks

Jadi siang pelajaran geografi yang kebetulan gurunya itu wali kelas gue, namanya Pak Hari. Jadi beliau bilang mau pakai satu jam untuk jam perwalian lalu satu jam lainnya untuk ngomongin industri. Tapi ternyata kita malah ngobrol - ngobrol dua jam lebih beberapa menit tentang masalah kelas tiga dan perkuliahan yang emang kalau diterawang agak menyeramkan dan buram. Tapi gue memperhatikan kayaknya Pak Hari sering mengucapkan satu kata.

1. Saat temen gue, bule bilang pengen masuk jurusan Geologi terus nanya prospek secara anak IPA lebih diutamakan masuk ke jurusan tersebut dan beliau beranggapan demikian "Yah, emang mereka lebih membuka kesempatan bagi anak IPA karena CILAKAnya tes masuk sana yang dites ya pelajaran ipa, nak"

2. Saat temen gue nanya mending memilih jurusan kuliah yang disenangi atau yang berkesempatan sukses nya tinggi, misalnya er... sastra russia gitu yang peminatnya dikit. Lalu beliau beranggapan "kalian kalau memilih yang disenangi tapi peminatnya banyak banget kalian akan kesulitan karena persaingannya tinggi. Misalnya sekarang kan lagi inflasi sarjana hukum sama sarjana ekonomi. Tapi kalau kalian memilih sesuatu yang kalian tidak suka kan juga CILAKA!"

3. Beliau bercerita tentang alumni SMA gue yang dulu ga sepemikiran dengan ortu nya tentang masalah kuliah. "Bapaknya bilang, kalau dia tidak mau ambil Ekonomi Akuntansi, bapaknya tidak mau membiayai dana kuliahnya. Lah kan kalau begini CILAKA!"

Lalu gue berpikir waduh kayaknya ini mah gerak kemana juga CILAKA namanya. Reaksi gue sih cuma kira kira begini :


NYEYEYEYEYEEYEEEEEEE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar